Kritik Atas Bias Ideologi Dalam Tafsir Al-Kasyaf: Studi Tentang Ru’yatullah Dalam Q.S Al-A’raf ayat 143
الملخص
Artikel ini mengkaji penafsiran Imam Al-Zamakhsyari terhadap Q.S. Al-A‘raf ayat 143 dalam Tafsir Al-Kasysyaf, dengan fokus pada pengaruh teologi Mu’tazilah terhadap pemahamannya mengenai konsep ru’yatullah. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis terhadap teks tafsir, didukung oleh telaah terhadap literatur teologi dan studi tafsir klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Zamakhsyari secara tegas menolak kemungkinan melihat Allah, baik di dunia maupun di akhirat, berdasarkan prinsip tanzih dan argumentasi rasional. Penolakannya dibangun dengan pendekatan linguistik, retoris, serta kritik keras terhadap Ahlus Sunnah yang menerima konsep ru’yatullah dengan dalih bilā kaifa. Namun, penafsiran ini mengandung bias ideologis yang kuat, ditandai dengan kecenderungan eksklusif terhadap teologi Mu’tazilah dan penggunaan bahasa yang menyudutkan pendapat lain. Artikel ini menekankan pentingnya sikap kritis terhadap tafsir yang sarat muatan ideologis, dan menyerukan perlunya pendekatan tafsir yang lebih moderat, inklusif, dan terbuka terhadap pluralitas pemikiran dalam tradisi Islam.
المراجع
Adi, Deki Ridho. “Ru’yatullah Perspektif Mu’tazilah Dan Ahl AL-Sunnah Wa Al-Jama’ah(Studi Komparatif Tafsīr al-Kasshāf Karya al-Zamakhshary Dan Mafātīḥ al-Ghayb Karya al-Rāzī).” Studia Quranika 3, no. 2 (25 Januari 2019): 111–32. https://doi.org/10.21111/studiquran.v3i2.2691.
Ahmad, Jumal. “Biografi Lengkap Imam Az-Zamakhsyari dan Tafsir Al-Kasysyaf.” Open Science Framework, 25 November 2024. https://doi.org/10.31219/osf.io/db7at.
Alfiyah, Avif. “Kajian Kitab Al Kasyaf Karya Zamakhsyari.” Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir 1, no. 1 (3 Juni 2018): 56–65.
Al-Zamakhsyari, Abu al-Qasim Mahmud Ibnu ‘Umar. Tafsir Al-Kasysyaf. Beirut: Dar al-Ma’rifah, 2009.
Atabik, Ahmad. “Corak Tafsir Aqidah (Kajian Komparatif Penafsiran Ayat-ayat Aqidah)” 17 (1 Oktober 2016): 209–23. https://doi.org/10.14421/esensia.v17i2.1288.
Ikrar. “Manhaj Tafsir Mu’tazilah.” Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah 11, no. 1 (10 Juni 2013). https://doi.org/10.30984/as.v11i1.168.
Juwaini, Mushthfa al-Shawi al-. Manhaj al-Zamakhsyari fi Tafsīr al-Qur’ān wa Bayāni I’jāzihī. 02 ed. Mesir: Dār al-Ma’ārif, t.t.
Kerwanto dan Unggul Purnomo Aji. “Penafsiran Bernuansa Mu’tazili Dalam Tafsir Al-Kasyaf.” At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 5, no. 2 (5 Mei 2024): 165–78. https://doi.org/10.53649/at-tahfidz.v5i2.654.
Mulyaden, Asep, Muhammad Zainul Hilmi, dan Badruzzaman M. Yunus. “Manhaj Tafsir Al-Kasyaf Karya Al-Zamakhsyari.” Jurnal Iman dan Spiritualitas 2, no. 1 (4 Februari 2022): 85–90. https://doi.org/10.15575/jis.v2i1.16492.
Pakpahan, Elpianti Sahara. “Pemikiran Mu’tazilah.” Jurnal Ilmiah Al-Hadi 2, no. 2 (14 Maret 2018): 413–23. https://doi.org/10.54248/alhadi.v2i2.149.
Rahman, Opin, dan M. Gazali Rahman. “Tafsir Ideologi: Bias Idiologi Dalam Tafsir Teologi Sunni, Muktazilah, Dan Syiah.” AS-SYAMS 1, no. 2 (1 Desember 2020): 154–96.
Sugianto, Muhammad, Lukmanul Hakim, dan Khairunnas Jamal. “Metode Tafsir Mu’tazilah Terhadap Ayat-Ayat Aqidah.” Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir 5, no. 2 (30 Desember 2022): 187–204. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v5i2.1394.
التنزيلات
منشور
كيفية الاقتباس
إصدار
القسم
الرخصة

هذا العمل مرخص بموجب Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.